![]() |
| Buapti Talaud Dr Elly Engelbert Lasut ME |
TALAUD, Tvkitanetwork.com - Calon pekerja migran asal Talaud yang telah mendaftarkan diri untuk bekerja di Jepang, akan memulai sesi audiens bersama perwakilan PT Koba Japan, Senin (29/03/2021) pekan depan. Namun audiens dilakukan dengan menggunakan fasilitas zoom meeting atau online.
Buapti Talaud Dr Elly Engelbert Lasut ME dalam pemaparannya lewat video siran langsung Facebook (FB) menjelaskan, bahwa pada Senin (29/03/2021) nanti pukul 14:00 Wita, akan dilakukan tatap muka awal via online bersama PT Koba Japan.
Karenanya Elly Lasut meningatkan calon peserta yang telah mendaftar agar tidak lupa dan melewatkan momentum ini.
Bupati mengatakan khusus peserta di Pulau Kabaruan akan berkumpul di aula kantor camat begitu juga halnya dengan warga di Pulau Salibabu akan berkumpul di Aula Kantor Camat Lirung.
“Yang di Pulau Karakelang dan Karatung itu akan dilaksanakan di Gemeh dan nantinya akan disediakan tempat, dan yang di seputaran ibukota akan dilaksanakan di Aula BKD Melonguane,” ujar Elly Lasut melalui FB dilihat Komentar.id, Rabu (24/03/2021).
Ia juga menyanpaikan perwakilan yang ada di Manado juga akan berkumpul di Lokasi T2 Garden di Desa Koha Kecamatan Mandolang.
“Nantinya akan ada empat bulan lamanya mau dilatih dulu seperti bahasa Jepang, attitude-nya dan kinerja serta harus berkompoten dalam mengikuti pelatihan tersebut,” katanya.
Bupati Elly Lasut menambahkan, keberangkatan ini akan dibiayai oleh PT Perbankan BNI 46 dan Bank Sulut yang tentunya ada persyaratan yang harus dilalui.
Persyaratan itu seperti tidak adanya penyakit kronis dan tidak black list nama atau credit macet di perusahan tertentu.
Diketahui, Pemerintah Kabupaten Talaud telah melakukan kerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) serta PT Takumi Koba Indonesia.
Kerja sama itu ditandai melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan Bupati Talaud Elly Engelbert Lasut, Kepala BP2MI Benny Ramdhani serta CEO PT Koba Japan Mr Tomonori Kobayashi, di Jakarta, 23 Februari lalu.(red)


