Iklan

Iklan

Pemkab Talaud Kabupaten Pertama di Indonesia Alokasikan Anggaran Diklat Migran

TV Kita Network
24 February, 2021, 22:44 WIB Last Updated 2021-07-01T14:47:59Z

Bupati Talaud Elly Lasut (kanan) dan Kepala BP2MI Benny Ramdhani usai penandatanganan MoU di Jakarta

TALAUD, Tvkitanetwork.com - Pemerintah Kabupaten Talaud telah melakukan kerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) serta PT Takumi Koba Indonesia.


Kerja sama itu ditandai melalui penandatangan Memorandum kf Understanding (MoU) yang dilakukan Bupati Talaud Elly Engelbert Lasut, Kepala BP2MI Benny Ramdhani serta CEO PT Koba Japan Mr Tomonori Kobayashi, di Jakarta, Selasa (23/2/2021).


Pemkab Talaud sendiri mendapat apresiasi atas kerja sama ini. Kepala BP2MI Benny Ramdhani memuji kebijakan Pemkab Talaud yang telah mengalokasikan anggaran untuk pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi calon pekerja migran.


Ramdhani bahkan mengatakan, Pemkab Talaud menjadi daerah pertama di Indonesia yang berani mengalokasikan anggaran untuk program ini.


“Ini juga menjadi sejarah karena kepala daerahnya Pak Elly Lasut hadir langsung dalam penandatanganan kerja sama ini,” kata Ramdhani.


Dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 pasal 41 dan 42 terkait pekerja migran Indonesia (PMI) menurutnya dengan jelas menjadi kewenangan pemprov, pemkab dan pemkot untuk menganggarkan pendidikan dan pelatihan bagi calon PMI.


Untuk level provinsi sendiri diketahui yang mengalokasikan anggaran baru Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sedangkan Talaud menjadi kabupaten pertama.(red)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pemkab Talaud Kabupaten Pertama di Indonesia Alokasikan Anggaran Diklat Migran

Terkini

Iklan